Buat Janji dengan Dokter

Mengenal Infus: Penyelamat Cairan dan Penyalur Obat yang Efektif
Saat menemani kerabat di rumah sakit, Anda pasti sering melihat kantong berisi cairan bening yang digantung dan dialirkan ke lengan pasien lewat selang. Alat itulah yang kita kenal sebagai infus.
Walaupun jarum infus sering kali memicu rasa takut atau cemas bagi sebagian orang, tindakan medis ini memegang peran yang sangat krusial dalam menyelamatkan pasien. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang apa itu infus!
Apa Itu Infus?
Dalam ranah medis, infus disebut juga sebagai terapi intravena (IV). Prosedur ini dilakukan dengan menyalurkan cairan, obat, maupun nutrisi secara langsung ke dalam pembuluh darah vena melalui jarum.
Mengapa harus langsung ke pembuluh darah? Karena dengan cara ini, efeknya bisa dirasakan jauh lebih cepat oleh tubuh dibandingkan jika kita meminum obat atau air secara oral (lewat mulut).
Apakah Memasang Infus Itu Sakit?
Tahukah Kamu? Sensasi nyeri saat pemasangan infus sebenarnya terjadi pada fase awal ketika jarum pertama kali menusuk kulit dan saat cairan mulai mengalir. Rasa sakitnya sering digambarkan seperti tergigit semut besar dan rasa dingin atau pegal di area sekitar suntikan saat cairan infus pertama kali masuk.
Meski begitu, ada beberapa risiko yang perlu diwaspadai, seperti memar di area suntikan, bengkak, atau jika Anda merasa area infus terasa panas, nyeri, atau bengkak, segera beri tahu dokter atau perawat.
Fungsi Utama Terapi Infus
Dokter atau perawat tidak sembarangan memasang infus kepada pasien. Biasanya, tindakan ini dilakukan karena beberapa alasan darurat berikut:
- Mengganti Cairan Tubuh dan Elektrolit (Rehidrasi): akibat diare, muntah-muntah, demam tinggi, atau pendarahan.
- Pemberian Obat Darurat: seperti antibiotik dosis tinggi, obat pereda nyeri pasca-operasi, obat penurun tekanan darah, atau kemoterapi, yang harus segera masuk ke aliran darah agar bekerja maksimal.
- Pemberian Nutrisi (Nutrisi Parenteral): jika pasien dalam kondisi koma atau mengalami gangguan pencernaan parah sehingga tidak bisa makan atau minum sama sekali.
- Transfusi Darah: Ketika pasien kehilangan banyak darah akibat kecelakaan, operasi, atau melahirkan.
Kesimpulan
Infus adalah jembatan yang paling instan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh saat kondisi tubuh sedang menurun drastis. Jadi, jika suatu saat Anda atau orang terdekat harus dipasang infus, tidak perlu takut atau cemas. Itu adalah langkah terbaik yang diambil tim medis agar proses penyembuhan Anda berjalan jauh lebih cepat!


