Buat Janji dengan Dokter

Pernahkah Telinga Kamu Berdenging Tiba-tiba? Waspada Bahaya Labirinitis!
Pernahkah telinga kamu merasa berdenging? disertai rasa pusing hebat hingga kehilangan keseimbangan?
Sensasi tersebut bisa jadi merupakan tanda dari labirinitis, yaitu peradangan pada bagian dalam telinga yang disebut labirin. Melihat dari fungsinya, labirin bertanggung jawab mengatur pendengaran dan menjaga keseimbangan tubuh. Ketika struktur ini mengalami peradangan, sinyal yang dikirimkan ke otak menjadi terganggu.
Penyebab Labirinitis
Labirinitis paling sering dipicu oleh infeksi. Beberapa penyebab umumnya meliputi:
- Infeksi Virus: Virus yang biasanya memicu labirinitis antara lain virus flu, herpes, campak, atau infeksi saluran pernapasan atas.
- Infeksi Bakteri: Infeksi ini berawal dari infeksi telinga tengah yang tidak ditangani dengan baik atau komplikasi dari meningitis.
- Faktor Risiko Lain: Stres berat, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebih, faktor usia, atau memiliki riwayat alergi tertentu.
Gejala Utama Labirinitis
Gejala labirinitis biasanya muncul secara mendadak dan berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu.
- Vertigo: Kepala terasa berputar sangat kuat dan sering kali memicu mual dan muntah.
- Gangguan Pendengaran: Penurunan kemampuan mendengar pada telinga mulai dari skala ringan hingga sedang.
- Tinnitus: Sensasi telinga berdenging, mendesis, atau bergumam.
- Kehilangan Keseimbangan: Kesulitan berdiri, berjalan lurus atau merasa limbung saat berdiri.
Tips Meredakan Gejala Labirinitis
Meredakan gejala labirinitis secara mandiri di rumah umumnya difokuskan untuk mengurangi rasa pusing berputar, mual, dan mencegah risiko terjatuh.
- Redupkan Ruangan: Berhentilah beraktivitas, berbaring di tempat yang stabil, dan matikan lampu serta layar ponsel agar pusing tidak makin parah.
- Fokuskan Pandangan: Tatap satu benda yang tidak bergerak untuk membantu otak menstabilkan keseimbangan.
- Ubah Posisi Tubuh Perlahan: Hindari gerakan kepala yang mendadak, duduklah terlebih dahulu beberapa saat sebelum berdiri dari tempat tidur.
- Jaga Pola Makan: Batasi konsumsi kafein, makanan tinggi garam, dan merrokok karena dapat mengganggu cairan dan sirkulasi darah di telinga dalam.
- Istirahat dan Cukupi Air Putih: Minum air secara perlahan untuk meredakan mual dan istirahatkan tubuh agar sistem saraf cepat pulih.
Tips Mencegah Labirinitis
Pencegahan labirinitis pada dasarnya berfokus pada menjaga kebersihan telinga, mencegah infeksi saluran pernapasan, serta meminimalkan tekanan fisik pada telinga dalam.
- Batasi Penggunaan Headset: Hindari menggunakan headset yang terlalu lama, ketat, atau volume terlalu keras, karena dapat memicu kelembapan berlebih, iritasi, hingga infeksi.
- Jaga Kebersihan Telinga: Hindari mengorek telinga dengan cotton bud atau benda tajam karena dapat memicu luka, merusak gendang telinga, dan mendorong kotoran makin dalam.
- Obati Infeksi Saluran Pernapasan hingga Tuntas: Sebagian besar labirinitis dipicu oleh flu, batuk, atau infeksi tenggorokan, segera obati saat mengalami flu agar virus/bakteri tidak menyebar ke saluran telinga.
- Jaga Kebersihan Diri: Rutin mencuci tangan untuk menghindari penularan virus, istirahat cukup, dan dapatkan vaksinasi.


