Sering Kliyengan? Kenali Darah Rendah dan Cara Tepat Mengatasinya

Pernahkah Anda merasa pusing berputar atau pandangan mendadak gelap saat langsung berdiri dari tempat tidur? Seringkali, kondisi ini sering disalahartikan sebagai gejala kurang darah. Padahal, secara medis ini adalah tanda hipotensi (tekanan darah rendah).

Meskipun sering dianggap tidak seberbahaya tekanan darah tinggi (hipertensi), darah rendah tetap tidak boleh diremehkan karena bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menjadi sinyal adanya masalah kesehatan lain.

Apa Itu Hipotensi?

Secara medis, seseorang dinyatakan mengalami hipotensi jika hasil pengukuran tekanan darahnya berada di bawah 90/60 mmHg.

  • Angka atas (Sistolik): Tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

  • Angka bawah (Diastolik): Tekanan saat jantung beristirahat di antara detakan.

Jika angka merosot jauh di bawah batas normal, aliran darah ke organ-organ akan berkurang, sehingga memicu berbagai gejala.

Gejala yang Sering Muncul

Hipotensi tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, jika tekanan darah turun secara drastis, tubuh biasanya akan mengirimkan sinyal berupa gejala berikut:

  1. Kepala pusing dan terasa kliyengan
  2. Pandangan kabur atau berkunang-kunang terutama saat berubah posisi
  3. Perut terasa mual dan tubuh menjadi lemas tanpa sebab
  4. Kulit teraba dingin, pucat, dan berkeringat
  5. Pada kasus yang parah, bisa menyebabkan pingsan

Mengapa Hipotensi Bisa Terjadi?

Penyebab hipotensi sangat bervariasi, mulai dari hal kecil hingga kondisi yang memerlukan penanganan serius:

  1. Dehidrasi: Kekurangan cairan tubuh yang membuat volume darah menurun, sehingga tekanannya ikut merosot.
  2. Hipotensi Ortostatik: Perubahan posisi yang mendadak, misalnya dari berbaring atau duduk langsung berdiri tegak.
  3. Masalah Jantung: Gangguan katup jantung atau gagal jantung yang membuat pompaan darah tidak bisa maksimal.
  4. Gangguan Endokrin: Adanya masalah pada kelenjar tiroid atau kelenjar adrenal.
  5. Efek Samping Obat: Efek samping konsumsi obat penurun tekanan darah tinggi, obat jantung, atau antidepresan tertentu.

Cara Mengatasi dan Mencegah Hipotensi

Jika Anda sering mengalami gejala darah rendah yang ringan, beberapa langkah berikut bisa sangat membantu:

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan: Minum air putih minimal 2 liter sehari untuk menjaga volume darah tetap stabil.
  2. Sesuaikan Konsumsi Garam: Tingkatkan asupan natrium (garam) secukupnya untuk membantu menaikkan tekanan darah.
  3. Ubah Posisi Tubuh Secara Perlahan: Hindari bergerak terlalu cepat setelah berbaring. Duduklah terlebih dahulu selama beberapa saat, biarkan tubuh beradaptasi, baru berdiri.
  4. Hindari Berdiri Terlalu Lama: Jika terdapat tuntutan untuk mengharuskan berdiri lama, regangkan kaki sesekali untuk melancarkan aliran darah kembali ke jantung.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejala kliyengan atau pusing terjadi sangat sering, disertai sesak napas, nyeri dada, atau bahkan hingga pingsan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh guna mencari tahu penyebab utamanya.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *